Topik 5
Sikap
Karya Wiji Thukul
Maunya mulutmu bicara terus
Tapi telingamu tak mau mendengar
Maumu aku ini jadi pendengar terus
Bisu
Kamu memang punya tank
Tapi salah besar kamu
Kalau karena itu
Aku lantas manut
Andai benar
Ada kehidupan lagi nanti
Setelah kehidupan ini
Maka akan kuceritakan kepada semua makhluk
Bahwa sepanjang umurku dulu
Telah kuletakkan rasa takut itu di tumitku
Dan kuhabiskan hidupku
Untuk menentangmu
Hei penguasa dzalim
Puisi ini ditulis oleh Wiji Thukul pada masa Orde Baru. Puisi ini menggambarkan bentuk pemberontakan pengarang sebagai rakyat melawan pemerintah. Sosok yang digambarkan, memiliki jiwa pemberontak tidak takut apa saja. Dalam puisi ini, penulis juga berbicara tentang tokoh-tokoh yang memiliki semangat membara untuk menentang pemerintahan yang tirani karena tidak pernah membiarkan orang berbicara atau mengungkapkan aspirasi kewarganegaraannya.
Wiji Thukul memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesannya dengan lantang dan diterima dengan baik oleh para pembacanya, memungkinkannya untuk menyampaikan pesan dengan kata-kata yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar