Selasa, 09 Mei 2023

Puisi Perlawanan Karya Wiji Thukul

Topik 5


Sikap

Karya Wiji Thukul


Maunya mulutmu bicara terus

Tapi telingamu tak mau mendengar

Maumu aku ini jadi pendengar terus

Bisu

Kamu memang punya tank

Tapi salah besar kamu

Kalau karena itu

Aku lantas manut

Andai benar

Ada kehidupan lagi nanti

Setelah kehidupan ini

Maka akan kuceritakan kepada semua makhluk

Bahwa sepanjang umurku dulu

Telah kuletakkan rasa takut itu di tumitku

Dan kuhabiskan hidupku

Untuk menentangmu

Hei penguasa dzalim

Puisi ini ditulis oleh Wiji Thukul pada masa Orde Baru. Puisi ini menggambarkan bentuk pemberontakan pengarang sebagai rakyat melawan pemerintah. Sosok yang digambarkan, memiliki jiwa pemberontak tidak takut apa saja. Dalam puisi ini, penulis juga berbicara tentang tokoh-tokoh yang memiliki semangat membara untuk menentang pemerintahan yang tirani karena tidak pernah membiarkan orang berbicara atau mengungkapkan aspirasi kewarganegaraannya. 

Wiji Thukul memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesannya dengan lantang dan diterima dengan baik oleh para pembacanya, memungkinkannya untuk menyampaikan pesan dengan kata-kata yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar